Pengaruh Pendidikan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Terhadap Pengetahuan Mahasiswa Keperawatan Tingkat III Akper Lapatau Bone

Penulis

  • Dewi Mulfiyanti Akademi Keperawatan Lapatau Bone
  • Fardiansya
  • Megawati

Abstrak

Henti jantung dan henti nafas merupakan insiden kegawatdaruratan yang membutuhkan Bantuan Hidup Dasar (BHD). Angka kematian yang diakibatkan penyakit kardiovaskular dengan membutuhkan BHD di dunia sebesar 85%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) terhadap Pengetahuan Mahasiswa Keperawatan Tingkat III Akper Lapatau Bone. Jenis penelitian berupa Pre-Eksperimen dengan menggunakan one grup pretest-posttest design. Populasi dan sampel penelitian sebanyak 25 responden degan menggunakan sampel jenuh. Hasil penelitian menunjukan terjadi  peningkatan  pengetahuan,  sebelum  diberikan  pendidikan  kesehatan  rata-rata  nilai 47,20  dan setelah diberikan pendidikan kesehatan rata-rata nilai 66,53. Hasil uji  Wilcoxon didapatkan p value = 0.000 < 0.05 menunjukan terdapat perbedaan bermakna antara pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Oleh karena itu, materi bantuan hidup dasar diharapkan menjadi materi utama dan menjadi kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh semua kalangan termasuk mahasiswa keperawatan.

Diterbitkan

2021-01-31

Terbitan

Bagian

Artikel