3. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Waktu Tanggap (Response Time) Pasien Instalasi Gawat Darurat Di RSUD Tenriawaru Kabupaten Bone

Penulis

  • Fitrah Ramadani Akademik Keperawatan Lapatau Bone
  • Andi Satriana Akademi Keperawatan Lapatau

Abstrak

Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan tempat pertama penanganan pasien berdasarkan
obesitas. Waktu respon dapat dihitung per menit, namun waktu respon dapat dipengaruhi
oleh beberapa faktor: 1) Jumlah energi yang tersedia di IGD, 2) sarana dan prasarana, 3)
pendidikan. Dikatakan tepat waktu apabila waktu tanggap yang diperlukan untuk
menanggapi tidak melebihi waktu rata-rata yang ditentukan. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan response time pasien di
IGD RSUD Tenriawaru Kabupaten Bone jumlah sampel 30 responden, menggunakan uji
Chi-Square. Desain yang digunakan observasi analitik dengan pendekatan cross sectional.
Teknik pengumpulan data dengan total sampling menggunakan kuesioner dan lembar
observasi. Hasil penelitian berdasarkan karakteristik responden berdasarkan usia mayoritas
usia 20 tahun.– 25 tahun, 66,7%, jenis kelamin mayoritas perempuan 73,3%, pendidikan
sarjana keperawatan 83,3%, dan uji Chi-Square dapat disimpulkan ada korelasi beban kerja
perawat dengan waktu respon pasien di IGD dengan nilai signifikan 0,002 dan masa kerja
perawat dengan response time pasien di IGD dengan nilai signifikansi 0,006. Dari hasil
penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan waktu dan beban kerja dengan
response time pasien di IGD. Saran untuk peneliti selanjutnya menambah subjek penelitian,
teknik pengambilan sampel yang digunakan, menggunakan metode studi kasus.

Diterbitkan

2021-01-31

Terbitan

Bagian

Artikel