Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Rendahnya Minat Akseptor Untuk Memakai Iud Di Puskesmas Watampone Kabupaten Bone

Penulis

  • Susilawati wati Universitas Andi Sudirman

Abstrak

Penduduk berjumlah besar dengan pertumbuhan cepat disertai dengan kualitas rendah akan memperlambat tercapainya tujuan pembangunan, dengan demikian pemerintah melakukan berbagai program salah satunya yaitu kelurga berencana (KB). Dalam hal ini tidak hanya partisipasi wanita saja, melainkan perlunya partisipasi pria .Penelitian bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan rendahnya minat akseptor untuk memakai IUD di Puskesmas Watampone Kab. Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional, Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember dengan populasi sebesar 108 dan diambil sampel sebanyak 72 responden dengan menggunakan kusioner.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pendidikan (ρ value = 0,000), dukungan pasangan (ρ value =0,000 ) dan tidak ada hubungan antara kualitas pelayanan (ρ value = 1,000 ) dengan rendahnya pemakain IUD di Puskesmas Watampone Kab. Bone Dalam hal ini suami harus saling mendukung serta memberikan motivasi dalam penggunaan kontrasepsi bukan hanya urusan pria atau wanita melainkan urusan bersama. Tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Watampone di harapakan lebih meningkatkan lagi pelayanan dan pemberian komunikasi, dan informasi tentang penggunaan kontrasepsi IUD serta meningkatkan penyuluhan dan memberikan konseling pada akseptor KB.

Unduhan

Diterbitkan

2024-03-04

Terbitan

Bagian

Artikel