HUBUNGAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA PERAWAT DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT AKIBAT KERJA (JANUARI 2022)
Abstrak
Latar Belakang: Rumah Sakit merupakan tempat kerja serta tempat berkumpulnya orang- orang sehat (petugas dan pengunjung) dan orang- orang sakit (pasien) sehingga rumah sakit merupakan tempat kerja yang mempunyai risiko tinggi terhadap penyakit akibat kerja maupun penyakit akibat kecelakaan kerja. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan penggunaan alat pelindng diri (APD) dalam upaya pencegahan penyakit akibat kerja. Metode: Menggunakan metode kualitatif, metode ini bersifat memberikan penjelasan dengan membuat analisis. Proses pengkajian ini lebih menggunakan landasan teori dengan mengumpulkan data, bereksplorasi bebas yang telah disimpulkan dari berbagai sumber-sumber, yaitu buku, majalah, koran, jurnal print maupun jurnal online bertema perencanaan keperawatan. Hasil: Berdasarkan hasil, bahwa perawat yang professional akan patuh dalam menggunakan alat pelindung diri (APD) sebagai upaya dalam pencegahan penyakit akibat kerja. Tetapi, beberapa referensi yang saya baca, terdapat beberapa perawat yang masih lalai dalam melakukan pencegahan penyakit akibat kerja di rumah sakit. Kesimpulan: Kepatuhan dalam penggunaan APD di rumah sakit dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain, komunikasi, keterbatasan alat, pengawasan, dan sikap dari perawat itu sendiri. Kontaminasi penyakit yang terjadi di lingkungan rumah sakit dapat dicegah dengan meningkatkan keamanan dan kedisiplinan perawat dalam menggunakan alat pelindung diri dan itu berlaku bagi semua perawat yang ada di seluruh unit pelayanan.
