Pemberdayaan Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Melalui Edukasi Dan Pelatihan Buerger Allen Exercise (BAE) Serta Diabetic Foot Exercise(DFE) Sebagai Upaya Pengendalian Kadar Glukosa Darah di UPT Puskesmas Bajoe
Empowerment of Patients with Type 2 Diabetes Mellitus through Education and Training on Buerger-Allen Exercises (BAE) and Diabetic Foot Exercises (DFE) as an Effort to Control Blood Glucose Levels at the Bajoe Community Health Center (UPT Puskesmas Bajoe)
Kata Kunci:
Buerger Allen Exercise; Diabetic Foot Exercises; Diabetic Foot Gymnastics; Blood Glucose; Type 2 Diabetes MellitusAbstrak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berjudul "Pemberdayaan Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Melalui Edukasi dan Pelatihan Buerger Allen Exercise (BAE) serta Diabetic Foot Exercise (DFE) sebagai Upaya Pengendalian Kadar Glukosa Darah" dilaksanakan pada penderita Diabetes Melitus (DM) tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Bajoe, Kabupaten Bone. Kegiatan ini diikuti oleh 80 peserta berusia 45–59 tahun yang mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan Diabetes Melitus, pentingnya aktivitas fisik, serta pelatihan praktik Buerger Allen Exercise (BAE) dan Diabetic Foot Exercise (DFE) secara terstruktur.
Pelaksanaan pengabdian difokuskan pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan latihan secara mandiri sebagai bagian dari upaya pengendalian kadar glukosa darah. Setelah mengikuti edukasi dan pelatihan, peserta mampu mempraktikkan kedua jenis latihan dengan benar serta memahami manfaatnya dalam pengelolaan Diabetes Melitus.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penerapan Buerger Allen Exercise (BAE) maupun Diabetic Foot Exercise (DFE) memberikan manfaat dalam membantu menurunkan kadar glukosa darah peserta. Kedua latihan terbukti berkontribusi terhadap pengendalian glukosa darah, dengan Diabetic Foot Exercise (DFE) menunjukkan penurunan kadar glukosa darah yang lebih besar, yaitu rata-rata sekitar 107,8 mg/dL, dibandingkan Buerger Allen Exercise (BAE) yang menurunkan kadar glukosa darah rata-rata sekitar 33,7 mg/dL. Meskipun demikian, Buerger Allen Exercise tetap memberikan manfaat penting, terutama dalam mendukung sirkulasi darah perifer dan berpotensi membantu mencegah komplikasi vaskular pada penderita DM tipe 2.
Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi peserta dalam menerapkan latihan fisik sebagai bagian dari pengelolaan Diabetes Melitus. Edukasi yang dipadukan dengan pelatihan praktik Buerger Allen Exercise (BAE) dan Diabetic Foot Exercise (DFE) menjadi strategi pemberdayaan yang efektif untuk mendorong perubahan perilaku hidup sehat serta mendukung pengendalian kadar glukosa darah pada penderita Diabetes Melitus tipe 2.
